Angkatan 3
Pelatihan Surveilan Campak Rubela Bagi Petugas Surveilans Bagi Petugas Surveilanas
SASARAN PESERTA SESUAI UNDANGAN
INFORMASI DETAIL
Keterangan lengkap mengenai pelaksanaan pelatihan
Status Pendaftaran
DITUTUP
Metode Pelatihan
Full Online
Periode Pendaftaran
02 Dec 2023
Sampai Dengan
03 Dec 2023
Pelaksanaan
04 Dec 2023
Sampai Dengan
08 Dec 2023
Tempat
Balai Besar Pelatihan Kesehatan Ciloto
Kuota Peserta
30 Orang
Kontak Person
R. Rafli Giswanda (0818-62-50-40)
Keterangan Tambahan
Penurunan cakupan imunisasi rutin baru-baru ini disebabkan oleh berbagai faktor termasuk gangguan rantai pasokan, langkah-langkah lockdown atau penguncian dan berkurangnya ketersediaan tenaga kesehatan yang menyebabkan penghentian sebagian layanan vaksinasi selama puncak pandemi COVID-19. Kurangnya keterlibatan multisektoral dan komitmen pemerintah daerah juga menjadi masalah dalam pelaksanaan program imunisasi dan respons wabah. Kondisi ini mempengaruhi prioritas program daerah, perencanaan dan penganggaran, terutama untuk surveilans, respon imunisasi wabah, kegiatan imunisasi tambahan dan catch-up program.
Selain itu, peningkatan kapasitas laboratorium MR sangat penting untuk mendukung surveilans berbasis laboratorium. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) secara sistematis akan memperluas jumlah laboratorium yang melakukan pengujian serologis dan molekuler untuk campak dan rubella yang berada di bawah laboratorium kesehatan masyarakat Kemenkes. Kementerian Kesehatan mengidentifikasi laboratorium yang sesuai berdasarkan lokasi geografis, kemauan, kesiapan, kinerja masa lalu dan kepatuhan terhadap kontrol kualitas nasional dan mekanisme jaminan kualitas.
Seperti diketahui bahwa surveilans campak - Rubela merupakan ujung tombak dalam upaya pencegahan dan pengendalian Campak-Rubela. Pelaksanaan surveilans di semua jenjang khususnya pada level puskesmas harus dilakukan oleh petugas surveilans yang terlatih sehingga mereka mampu melaksanakan surveilans Campak-Rubela dengan hasil yang maksimal.
Berdasarkan hal ini, disusun kurikulum pelatihan surveilans Campak-Rubela bagi petugas surveilans di Puskesmas. Kurikulum ini disusun sebagai acuan dan pedoman dalam pelaksanaan pelatihannya.
Selain itu, peningkatan kapasitas laboratorium MR sangat penting untuk mendukung surveilans berbasis laboratorium. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) secara sistematis akan memperluas jumlah laboratorium yang melakukan pengujian serologis dan molekuler untuk campak dan rubella yang berada di bawah laboratorium kesehatan masyarakat Kemenkes. Kementerian Kesehatan mengidentifikasi laboratorium yang sesuai berdasarkan lokasi geografis, kemauan, kesiapan, kinerja masa lalu dan kepatuhan terhadap kontrol kualitas nasional dan mekanisme jaminan kualitas.
Seperti diketahui bahwa surveilans campak - Rubela merupakan ujung tombak dalam upaya pencegahan dan pengendalian Campak-Rubela. Pelaksanaan surveilans di semua jenjang khususnya pada level puskesmas harus dilakukan oleh petugas surveilans yang terlatih sehingga mereka mampu melaksanakan surveilans Campak-Rubela dengan hasil yang maksimal.
Berdasarkan hal ini, disusun kurikulum pelatihan surveilans Campak-Rubela bagi petugas surveilans di Puskesmas. Kurikulum ini disusun sebagai acuan dan pedoman dalam pelaksanaan pelatihannya.
Pendaftaran Tutup
Saat ini pendaftaran tidak tersedia.
Lampiran & Dokumen